Tuesday, September 6, 2011

Gaya Magnet

Bentuk magnet beragam ada yang berbentuk jarum, ada yang berbentuk huruf “U”, berbentuk silinder, berbentuk lingkaran dan ada yang berbentuk batang. Perhatikan gambar bentuk-bentuk magnet berikut!
Magnet mempunyai kekuatan untuk menarik jarum, paku, atau benda logam lainnya yang ada disekitarnya, tetapi tidak semua benda dapat ditarik oleh magnet. Hanya benda yang mengandung unsur logam besi, nikel, dan kobalt yang dapat ditarik oleh magnet. Berdasarkan dapat atau tidaknya ditarik oleh magnet, benda-benda digolongkan menjadi benda magnetik dan benda non magnetik
Benda magnetik adalah benda-benda yang dapat ditarik oleh magnet yakni benda yang mengandung besi, kobalt, dan nikel.Benda nonmagnetik adalah benda-benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet. Meskipun tidak dapat menarik benda non magnetis, gaya tarik magnet dapat menembus benda-benda tertentu, seperti kain, kertas dan plastik yang tipis.
Kekuatan gaya tarik magnet tidak sama di semua bagian, gaya tarik magnet yang terkuat terletak pada bagian kutubnya. Magnet memiliki 2 kutub yaitu kutub utara dan selatan. Kutub magnet terletak pada bagian ujungnya. Perhatikan gambar di bawah ini!
Pasir besi yang di dekatkan pada magnet batang akan berkumpul pada ujung magnet, dan membentuk pola garis-garis yang menunjukkan kekuatan gaya tarik magnet. Garis-garis yang menunjukkan kekuatan gaya tarik magnet disebut garis gaya magnet. Daerah di sekitar magnet yang masih dapat dipengaruhi gaya tarik magnet disebut medan magnet.
Kutub magnet mempunyai sifat yang unik. Dua kutub magnet yang senama apabila didekatkan akan tolak-menolak, sebaliknya dua kutub magnet yang tidak senama akan tarik-menarik.Dalam keadaan bebas, kutub utara magnet selalu menghadap ke selatan, sedangkan kutub selatan magnet selalu menghadap ke utara. Karena sifat tersebut magnet dimanfaatkan pada kompas sebagai penunjuk arah.
Magnet ada yang diambil langsung dari alam (magnet alam), tetapi magnet juga dapat dibuat. Tidak semua benda dapat dibuat menjadi magnet. Benda yang dapat dibuat menjadi magnet disebut benda feromagnetik , yaitu besi dan baja. Benda yang tidak dapat dibuat magnet disebut benda diamagnetik, contohnya adalah tembaga dan aluminium.
Ada tiga macam cara membuat magnet, yaitu sebagai berikut:

1.  Induksi
Adalah cara pembuatan magnet dengan cara menempelkan benda feromagnetik pada magnet, sehingga benda tersebut menjadi bersifat magnet. Tentusaja kemagnetan yang dihasilkan bersifat sementara. jika magnet dilepas, sifat magnet benda akan hilang.

2. Gosokan
adalah cara pembuatan magnet dengan cara menggosok-gosokkan magnet pada besi atau baja yang akan dibuat magnet. Gosokan harus searah. Dengan cara ini sifat magnet pada benda lebih tahan lama.
3. Aliran arus listrik
adalah cara pembuatan magnet dengan cara mengalirkan arus listrik pada benda yang akan dibuat magnet. Benda dililit dengan kabel tembaga yang ujungnya dihubungkan denga sumber arus listrik. Magnet yang dibuat dengan aliran arus listrik disebut elektromagnet
Elektromagnet digunakan pada alat berat, untuk mengangkat benda-benda dari besi yang berat. Kelebihan dari elektromagnet adalah dapat dibuat sangat kuat dengan cara memperbanyak jumlah lilitan dan besar arus listrik, juga sifat magnetnya dapat dihilangkan dengan mudah saat tidak dibutuhkan lagi.



Sifat magnet pada benda juga dapat dihilangkan, caranya dengan dibakar, dibanting-banting atau dipukul-pukul.

Pemanfaatan magnet diantaranya adalah :
1. Untuk membantu mengambil benda
Tahukah kamu kalau gunting dan obeng banyak yang dibuat bersifat magnet agar memudahkan saat mengambil jarum, paku, atau baut yang jatuh?
Alat berat juga ada yang memanfaatkan elektromagnet untuk memindahkan benda yang berat, juga memisahkan besi tua dari benda-benda lain.

2. Penunjuk arah
Magnet digunakan pada kompas sebagai penunjuk arah.

3. Menghasilkan arus listrik
Magnet dapat menghasilkan listrik dalam jumlah besar dan kecil. Salah satu alat yang menggunakan magnet untuk menghasilkan listrik adalah dinamo sepeda.
Pada dinamo sepeda, magnet menghasilkan energi listrik dalam jumlah kecil yang digunakan untuk menyalakan lampu sepeda.

4. Membantu perubahan energi
Magnet digunkan pada speaker, pada speaker televisi, radio dan peralatan elektronik lainnya, peranan magnet membantu perubahan energi listrik menjadi energi suara.

5. Merapatkan benda
Coba perhatikan pintu lemari es. Mengapa pintu lemari es dapat menutup dengan kuat dan rapat? Hal tersebut dikarenakan di sekeliling sisi pintu lemari es terdapat magnet. Sebuah magnet yang panjang diletakkan di dalam karet sepanjang pintu lemari es. Lemari es terbuat dari baja, jadi magnet akan membuat pintu lemari es menutup dengan rapat ketika kamu menutupnya. Pintu lemari es yang tertutup rapat dapat menjaga suhu di dalam tetap dingin sehingga makanan dan minuman di dalamnya tetap segar.
Beberapa benda lain yang menggunakan magnet adalah kotak pensil dan tas. Magnet dapat menjaga kotak pensil dan tas menutup dengan rapat sehingga berbagai benda di dalamnya tidak mudah jatuh.




Mari kita mencoba mengingat kembali materi di atas!
  1. Magnet mempunyai kekuatan untuk menarik benda-benda yang terbuat dari ....
  2. Magnet yang biasa digunakan pada kompas adalah magnet berbentuk ....
  3. Tiga cara yang dapat dilakukan untuk membuat magnet adalah ...
  4. Sifat magnet dapat dihilangkan dengan cara ....
  5. Lima manfaat magnet diantaranya ....
 
Referensi :
  • http://www.engineeringtown.com
  • http://edukasi.kemdiknas.go.id
  • http://www.scribd.com
  • http://scienceblogs.com
  • http://www.fisikaonline.com
  • http://id.wikipedia.org
  • http://requestartikel.com
  • Senang belajar Ilmu Pengetahuan Alam 4: untuk Kelas V  Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah/oleh S Rositawaty dan Aris Muharam. – Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.
  • Ilmu pengetahuan alam 5: untuk sd dan kelas V/ Heri Sulistyanto, Edi Wiyono; Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.
  • IPA Salingtemas untuk kelas V SD/MI Choiril Azmiyawati, Wigati Hadi Omegawati, dan Rohana Kusumawati— Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

No comments:

Post a Comment